إِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Kejujuran akan mendatangkan ketenangan. Kedustaan akan mendatangkan kegelisahan . “(HR. Tirmidzi, no. 2518)

Saudaraku, Hadits diatas menunjukkan bahwa kita tidak boleh berpatokan kepada ucapan setiap orang, walaupun dia adalah seorang tokoh. Namun kita harus berpatokan kepada ucapan orang yang berkata benar dan jujur. Dan tanda kebenaran ucapan itu ialah hati merasa tentram dengannya, sedangkan tanda ucapan dusta ialah timbulnya keragu-raguan di hati.

Saudaraku, ketika kita mendengar perkataan paling jujur yaitu Al-quran dan hadits maka kita merasakan ketentraman dan langsung membenarkannya. Sebaliknya ketika kita mendengar perkataan sang pendusta Musailamah al-Kadzdzab yang ingin menandingi firman Allah taa’la, yang berbunyi “Hai kelinci, hai kelinci, engkau mempunyai dua telinga dan dada, engkau sendiri mengetahui hal ini,.. ketika kita mendengarkaan kedustaan ucapan ini maka muncul keraguan didalam jiwa kita.

Semoga bermanfaat, Barakallah fiikum

About the author

Leave a Reply

HALO USTADZ

Halo Ustadz adalah sebuah layanan Telewicara yang menghubungkan antara jamaah dan Ustadz.