نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رؤوسهن كأسنة الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ ولا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ من مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,

“Para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim no. 2128)

Saudariku, hadits diatas menunjukkan bahwa pakaian seorang muslimah tidak boleh tipis dan tidak boleh tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh. Pakaian muslimah juga harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.

Saudariku, maksud “Para wanita berpakaian tapi telanjang” adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis dan ketat sehingga dapat menggambarkan bentuk tubuhnya.

Saudariku, mari kita nilai pakaian kita sendiri apakah jilbab dan pakaian kita saat ini sudah sesuai dengan syari’at atau belum?

About the author

Leave a Reply

HALO USTADZ

Halo Ustadz adalah sebuah layanan Telewicara yang menghubungkan antara jamaah dan Ustadz.