أَيُّمَا امْرَأَةٍ تَطَيَّبَتْ ثُمَّ خَرَجَتْ إِلَى الْمَسْجِدِ لِيُوجَدَ رِيحُهَا لَمْ يُقْبَلْ مِنْهَا صَلَاةٌ حَتَّى تَغْتَسِلَ اغْتِسَالَهَا مِنْ الْجَنَابَةِ

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

“Perempuan mana saja yang memakai minyak wangi lalu pergi ke masjid agar tercium baunya, maka tidak diterima shalatnya sehingga ia mandi sebagaimana mandi junub.” (HR. Ahmad no. 2/444)

Saudariku, hadits diatas menjelaskan tentang ancaman bagi perempuan yang sengaja kemasjid dengan menggunakan parfum yang semerbak wanginya. Ancaman itu adalah shalat yang ia kerjakan tidak diberi pahala dan tidak diterima sampai ia pulang dan mandi hingga hilang bau wanginya.

Saudariku, haram hukumnya bagi perempuan memakai minyak wangi ketika hendak pergi ke masjid; karena hal itu bisa membangkitkan syahwat para lelaki yang mencium baunya. Oleh karena itu ia diperintahkan untuk mandi seperti mandi junub jika parfum itu mengenai seluruh tubuhnya. Namun jika parfumnya hanya mengenai bagian tertentu, maka cukuplah ia membasuh bagian yang terkena saja.

About the author

Leave a Reply

HALO USTADZ

Halo Ustadz adalah sebuah layanan Telewicara yang menghubungkan antara jamaah dan Ustadz.