كَفَى بِالْمَوْتِ وَاعِظًا

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Cukuplah kematian sebagai penasehat” (HR. Baihaqi “Syu’abul Iman” no. 10160).

Saudaraku, hadits diatas menjelaskan kepada kita bahwa kematian adalah penesehat. Oleh karena itu ketika salah satu keluarga kita meninggal maka hati bersedih, mata menangis dan serasa hilang semua nikmat yang pernah kita rasakan, seolah itu adalah nasehat sapujagat yang merasuk kedalam jiwa.

Saudaraku, jangan lengah dari mantaati Allah dan jangan mau dilalaikan oleh bisikan hawa nafsu karena kematian tidak melihat siapa kita, sekaya apapun kita, sesukses apapun karir kita, sekuat apapun kita dan sekeras apapun usaha kita untuk mengumpulkan harta.

Saudaraku, hendaklah kita mengambil nasehat dan pelajaran dari kematian itu. Sebab manakala kita tidak bisa mengambil pelajaran dari kematian, niscaya nasehat apapun tidak akan berguna bagi kita. Oleh karena itu, mari kita persiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi kematian itu.

About the author

Leave a Reply

HALO USTADZ

Halo Ustadz adalah sebuah layanan Telewicara yang menghubungkan antara jamaah dan Ustadz.