إِنَّمَا الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ اْلأُولَى

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“ Sesungguhnya sabar itu adalah pada saat benturan yang pertama kali.” (HR. Bukhari, no. 1283)

Saudaraku, hadits diatas menjelaskan bahwa sabar yang sesungguhnya adalah ketika diawal musibah terjadi. Adapun sabar sesudah musibah terjadi maka itu sekedar pasrah karena sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Ada juga yang menghadapi musibah dengan amarah dan tidak ridho pada takdir Allah, namun setelah itu dia menahan diri dan bersabar karena mungkin mendapatkan nasehat atau yang lainnya, maka ini bukanlah sabar yang sebenarnya.

Saudaraku, kesabaran yang seseorang akan diberi pahala karenanya adalah bersabar ketika pertama kali mendapat musibah. Dan alangkah baiknya lagi dia mengucapkan :

إِنَّا لِلَّهِ وَ إِنَّا إِلَيْهِ رَاجٍعُوْنَ اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيْيَتٍي هذِهِ وَ أَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, berilah pahala dalam musibahku ini dan gantilah dengan yang lebih baik darinya.”

Semoga bermanfaat, barakallah fiikum

#haloustadz

About the author

Leave a Reply

HALO USTADZ

Halo Ustadz adalah sebuah layanan Telewicara yang menghubungkan antara jamaah dan Ustadz.