By

Halo Ustad
كَفَى بِالْمَوْتِ وَاعِظًا Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Cukuplah kematian sebagai penasehat” (HR. Baihaqi “Syu’abul Iman” no. 10160). Saudaraku, hadits diatas menjelaskan kepada kita bahwa kematian adalah penesehat. Oleh karena itu ketika salah satu keluarga kita meninggal maka hati bersedih, mata menangis dan serasa hilang semua nikmat yang pernah kita rasakan, seolah itu adalah...
Continue Reading
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. (HR Ibnu Majah, no. 4.258) Saudaraku, mengingatkan kematian adalah merupakan perintah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, agar kita selalu ingat bahwa hidup di dunia tidaklah kekal, agar kita tidak menunda taubat nasuha dan agar kita bersiap siaga...
Continue Reading
طِيبُ الرِّجَالِ مَا ظَهَرَ رِيحُهُ، وَخَفِيَ لَوْنُهُ، وَطِيبُ النِّسَاءِ مَا ظَهَرَ لَوْنُهُ وَخَفِيَ رِيحُهُ Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Wewangian seorang laki-laki adalah yang tidak jelas warnanya tapi tampak bau harumnya. Sedangkan wewangian perempuan adalah yang warnanya jelas namun baunya tidak begitu nampak.” (HR. Baihaqi no. 7564) Saudariku, hadits diatas menjelaskan bahwa perempuan jangan sampai...
Continue Reading
أَيُّمَا امْرَأَةٍ تَطَيَّبَتْ ثُمَّ خَرَجَتْ إِلَى الْمَسْجِدِ لِيُوجَدَ رِيحُهَا لَمْ يُقْبَلْ مِنْهَا صَلَاةٌ حَتَّى تَغْتَسِلَ اغْتِسَالَهَا مِنْ الْجَنَابَةِ Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Perempuan mana saja yang memakai minyak wangi lalu pergi ke masjid agar tercium baunya, maka tidak diterima shalatnya sehingga ia mandi sebagaimana mandi junub.” (HR. Ahmad no. 2/444) Saudariku, hadits diatas menjelaskan...
Continue Reading
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Perempuan mana saja yang mengenakan wewangian lalu melewati sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pezina.” (HR. An-Nasa’i no. 5126, Abu Daud no. 4173) Saudariku, hadits diatas menjelaskan larangan bagi perempuan...
Continue Reading
نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رؤوسهن كأسنة الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ ولا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ من مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium...
Continue Reading
إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam “sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya, kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya.”(HR. Abu Daud no. 4140) Saudariku, hadits diatas menunjukkan batasan...
Continue Reading
إِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kejujuran akan mendatangkan ketenangan. Kedustaan akan mendatangkan kegelisahan . “(HR. Tirmidzi, no. 2518) Saudaraku, Hadits diatas menunjukkan bahwa kita tidak boleh berpatokan kepada ucapan setiap orang, walaupun dia adalah seorang tokoh. Namun kita harus berpatokan kepada ucapan orang yang berkata benar dan jujur....
Continue Reading
إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga” (HR Muslim no. 6586) Saudaraku, manfaat jujur tidak hanya dirasakan oleh kita pribadi, tetapi juga dirasakan kebaikannya oleh banyak orang. Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam telah membuktikannya. Dengan...
Continue Reading
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram.” (HR.Muslim no. 1982) Saudaraku, hadits diatas menjelaskan bahwa puasa sunnah yang paling afdhol setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Maksud puasa disini adalah puasa secara mutlak. Saudaraku, akan...
Continue Reading
1 2 3 10