Pertanyaan

Ibu saya berwasiat, rumah ini jangan di jual, buat kalian berkumpul. Bagaimana hukumnya ?

Jawaban

Penjelasan tentang pengertian wasiat telah dijelaskan pada jawaban pertanyaan sebelumnya.

Intinya, wasiat itu pesan seseorang semasa hidupnya kepada keluarganya untuk melakukan sesuatu berkaitan dengan hartanya setelah dia meninggal dunia.

Wasiat disyariatkan dan dianjurkan dalam Islam. Artinya seseorang dianjurkan memberikan wasiat, yaitu berkaitan dengan pemenuhan kewajiban, seperti pelunasan hutang-hutang, atau amanah, dan juga wasiat berkaitan dengan sedakah jariyah, seperti keinginan untuk bersedakah agar dia terus mendapatkan pahalanya meskipun dia sudah meninggal.

Adapun berkaitan dengan pertanyaan yang diajukan di atas, dimana seseorang semasa hidupnya berwasiat kepada anak-anaknya untuk tidak menjual rumah yang ditempatinya setelah dia meninggal dunia tentu wasiat ini tidak diperkenankan dan tidak boleh dilaksanakan, karena harta itu, yaitu rumah, sudah bukan lagi menjadi miliknya, tetapi rumah itu sudah beralih kepemilikannya kepada para ahli waris setelah yang bersangkutan wafat.

Abdullah bin Masud menyebutkan sabda Rasulullah:

فإنّ مالَه ما قَدم، ومالَ وارثه ما أخَّر

“Sesungguhnya hartanya apa yang dia berikan, dan harta ahli warisnya apa yang dia tinggalkan.” (H.R Bukhari)

Hadits ini menjelaskan bahwa seorang yang sudah meninggal dunia dia tidak lagi memiliki harta. Harta itu sudah berpindah kepada ahli warisnya.

Dengan demikian, seseorang tidak boleh melarang ahli warisnya untuk menjual harta yang kelak akan menjadi milik mereka.

Dalam kasus di atas, para ahli waris boleh menjual rumah itu karena sudah menjadi milik mereka sepenuhnya.

NIZAR SAAD JABAL

3 SAFAR 1440H/12 OKTOBER 2018

Leave a Reply

HALO USTADZ

Halo Ustadz adalah sebuah layanan Telewicara yang menghubungkan antara jamaah dan Ustadz.