بسم الله الرحمن الرحيم        

Hampir semua orang pernah tertimpa petaka, di dirinya, di keluarganya, di anaknya, di pekerjaannya atau di kendaraannya.

Terkadang tatkala petaka itu datang menimpa, tanpa terasa muncul perasaan tidak enak di dalam hati yang menyatakan kalau kita tidak pantas mendapatkannya, kita meresa orang yang telah baik dan banyak amal kebajikan, ini adalah hal yang buruk yang seharusnya dihilangkan.

Cobalah kita renungkan ayat di bawah ini, agar cakrawala terbuka dan hati bisa menerima, kalau ternyata yang menimpa kita selama ini hanyalah sedikit dari yang seharusnya kita terima karena Allah Maha Pengampun dan Maha Pemaaf.

Allah berfirman di surah Asy-Syuuraa ayat 30:

وَما أَصابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِما كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُوا عَنْ كَثِيرٍ

“Dan segala musibah yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kalian. Dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan kalian)” (QS. Asy-Syuuraa: 30).

Ibnu Katsiir rahimahullah menjelaskan,“maksudnya wahai manusia! musibah apapun yang menimpa kalian, semata-mata karena keburukan (dosa) yang kalian lakukan. “Dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan kalian)” maksudnya adalah memaafkan dosa-dosa kalian, maka Dia tidak membalasnya dengan siksaan, bahkan memaafkannya.

Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan perbuatannya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi satupun mahluk yang melata (Faathir: 45) (Tafsir Ibnu Katsiir: 4/404).

Bayangkan! Andai Allah membalas segala dosa yang dilakukan manusia dengan kontan, tanpa maaf dan ampun darinya, tanpa ada pemberiaan waktu untuk memohon ampun dan bertaubat maka ana dan antum serta semua yang engkau lihat tidak akan berada di muka bumi ini.

Keberadaan kita adalah karena Allah mengampuni dan menutupi dosa-dosa kita. Ibnu Katsiir rahimahullah menyebutkan sebuah Atsar dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu bahwa ayat ini termasuk ayat yang paling mulia di dalam Kitabullah, dan maksudnya, “Apa saja yang menimpa kalian dari penyakit, atau sangsi atau petaka di dunia, maka hal itu disebabkan dosa-dosa kalian, Dan Allah Jalla Jalaluhu sangat santun dan penyabar, tidak mungkin dia memberikan hukuman dua kali di akhirat(setelah diberi hukuman di dunia), dan Apa yang Allah maafkan di dunia, maka Allah Maha lebih mulia untuk kemudian mencabut maafnya”. ((Tafsir Ibnu Katsiir: 4/405))

Maka ketahuilah bahwa setiap rasa sakitmu akan ada nilainya di sisi Allah

Setiap kegundahanmu akan dihapuskan dengan dosamu

Setiap bencana yang menimpamu bukan karena orang lain, tapi karena dirimu sendiri

Dan Allah Maha Pemaaf dan Maha Pengampun

Bersabarlah

Beristghfarlah, karena kita banyak dosa, hanya kita tidak merasa

 

Syafiq Riza Basalamah

15 Jumadil “Ula 1440H / 21 Januari 2019

Leave a Reply

HALO USTADZ

Halo Ustadz adalah sebuah layanan Telewicara yang menghubungkan antara jamaah dan Ustadz.